Sabtu, 25 Mei 2013

KNOWLEDGE PORTAL


Knowledge Management System
Lecture : Leon Abdillah


I. PENGERTIAN UMUM

Portal sebenarnya berasal dari bahasa Inggris yang diartikan sebagai pintu gerbang. Portal sendiri menurut Kamus, didefinisikan:
1).Pintu gerbang atau gapura
2).Jalan (pintu) masuk ke dalam tambang bawah tanah, terowongan, jembatan, dsb
3).Gang (beranda dsb) lebar di depan kamar-kamar dalam rumah, gedung, dsb
4).Cak tonggak atau palang yg dipasang di ujung gang (jalan) untuk menghalangi masuknya kendaraan tertentu.
Pemakaian Pengertian Portal semakin meluas, seperti Portal web, Portal Berita, dan lain-lain.

berikut ini Contoh Portal








http://www.telkomflexi.com/produk/hape-flexi/flexi-spsi/


ANALISIS SAYA dalam Portal ini ,merupakan portal PT tekom khusus untuk produk flexi,  di dalam portal ini terdapat beberapa produk yang di publish , baik produk terbaru ,promo,konten, dan keunggulan dari produk ini
selain itu dalam portal ini tersedia beberapa colaborasi antara telkomflexi dengan KOMPAS serta BALI POST dll, Terdapat juga tombol seacrh di sudut kanan ats guna untuk mencari produk-produk yang kita inginkan
Selain itu Portal ini di lengakapi dengan beberapa categorization yaitu menu menu berupa data,produk,call center,promo dll.

Berikut ini adalah uraian singkat mengenai isi dari portal tersebut

Flexi SPSI
FlexiSPSI adalah aplikasi yang ditanam dalam terminal bundling Flexi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para pencari pekerja dan para pekerja yang berada dan tergabung di bawah naungan SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia). FlexiSPSI menyediakan layanan informatif yaitu Info Pekerja (meliputi informasi Upah Minimum, penyelesaian perselisihan, Jamsosteknas, hingga TKI), Ketenagakerjaan (lebih banyak menyampaikan informasi rinci tentang perundang-undangan), dan Bursa Kerja.
FlexiSPSI adalah aplikasi yang ditanam dalam terminal bundling Flexi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para pencari pekerja dan para pekerja yang berada dan tergabung di bawah naungan SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia). FlexiSPSI menyediakan layanan informatif yaitu Info Pekerja (meliputi informasi Upah Minimum, penyelesaian perselisihan, Jamsosteknas, hingga TKI), Ketenagakerjaan (lebih banyak menyampaikan informasi rinci tentang perundang-undangan), dan Bursa Kerja.
Selain itu FlexiSPSI juga dilengkapi dengan Siraman Rohani (baik untuk kaum Muslim maupun Kristiani), Kios Novel dan Kios Musik.

MENU-MENU YANG DAPAT DINIKMATI DARI FLEXISPSI


Menu-menu yang ditawarkan dari layanan FlexiSPSI adalah sebagai berikut:
1) Info Pekerja
Menu ini berisi beragam informasi yang dibutuhkan para pekerja, meliputi: Upah Minimum di suatu daerah, tata cara Penyelesaian Perselisihan sesuai Undang-Undang, Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Serikat Kerja, hingga informasi tentang Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
2) Ketenagakerjaan
Di menu ini,pelanggan dapat mengetahui lebih dalam tentang berbagai Undang-Undang tentang ketenagakerjaan. Termasuk di dalamnya adalah Undang-Undang Keselamatan Kerja, hingga alamat Depnakertrans.
3) Bursa Kerja
Bagi yang sedang mencari kerja, atau berniat mencari tantangan baru, menu ini menyediakan informasi lowongan pekerjaan.
4) Siraman Rohani
Layanan religi ini tersedia untuk kaum Muslimin maupun umat Kristiani. Di menu Muslim tersaji Qur’an, pengingat sholat, dan tausiyah harian. Sementara di menu Kristen ada Alkitab dan renungan harian.
5) Kios Novel
Menu ini memajang sejumlah bacaan menarik berupa novel-novel unggulan, mulai dari tema religi, horor, humor, hingga motivasi.
6) Kios Musik
Tersaji beragam pilihan musik (Flexi Hits, Dangdut, Religi, dan Tradisional) yang dapat Anda gunakan sebagai FlexiTone Anda.
7) Bantuan
Petunjuk yang siap membantu Anda untuk mengetahui berbagai informasi tentang cara pemakaian aplikasi FlexiSPSI, tarif-tarif yang berlaku, panduan berhenti (unregister) dari layanan yang telah Anda ikuti, dan versi aplikasi yang Anda gunakan.

CARA PELANGGAN DAPAT MEMANFAATKAN FLEXISPSI
· Layanan FlexiSPSI dapat diakses pelanggan langsung pada terminal bundling Flexi yang disediakan khusus untuk aplikasi ini (Edisi perdana pada handset Nexian NX981) dengan cara klik tombol kiri atas – left-soft key[FlexiSPSI]. Setelah muncul splash screen sesaat, selanjutnya layar akan menampilkan Menu Utama yang terdiri dari :
1) Info Pekerja
2) Ketenagakerjaan
3) Bursa Kerja
4) Siraman Rohani
5) Kios Novel
6) Kios Musik
7) Bantuan

· Pelanggan dapat memilih berlangganan pada salahsatu atau semua layanan yang disediakan diatas dengan klik pada menu yang disediakan.
· Perpanjangan berlangganan akan dilakukan secara otomatis setiap minggunya.
· Untuk berhenti berlangganan dari layanan ini pelanggan dapat klik[Unregister]dalam menu Bantuan. Menu ini digunakan untuk berhenti berlangganan dari salah satu atau semua layanan FlexiSPSI. Setelah meng-klik[Unregister] dalam menu Bantuan, maka layar akan menampilkan daftar layanan apa saja yang sedang aktif (di mana Anda tercatat sebagai pelanggan), misalnya Info Pekerja, Ketenagakerjaan, Bursa Kerja, Qur’an, Adzan, Tausiyah, dsb. Berdasarkan daftar layanan tersebut, pelanggan dapat memilihjenis layanan yangakan dihentikan. Setelah regitrasi berhasil, pelanggan akan mendapatkan SMS konfirmasi. Unregistrasi ini akan langsung berlaku efektif sejak proses berhasil.

LAYANAN FLEXISPSI INI DAPAT DINIKMATI?

Layanan FlexiSPSI ini dapat dinikmati oleh pelanggan Flexi baik Flexi Trendy (prepaid) maupun Flexi Classy (postpaid) di semua lokasi yang terlayani jaringan TELKOMFLEXI.


BENEFIT LAYANAN FLEXISPSI BAGI PELANGGAN?

Benefit bagi pelanggan adalah kemudahan dalam mengakses informasi-informasi sebagai berikut:
· Info Pekerja (meliputi informasi Upah Minimum, penyelesaian perselisihan, Jamsosteknas, hingga TKI), Ketenagakerjaan (lebih banyak menyampaikan informasi rinci tentang perundang-undangan), dan Bursa Kerja.
· Pelanggan juga dapat dengan mudah mendapatkan informasi siraman rohani (baik Muslim maupun Kristiani), kumpulan novel dan pilihan lagu-lagu yang dapat langsung diaktifkan sebagai Flexi Tone.

Rabu, 15 Mei 2013

CASE BASED REASONING

 

 

CASE BASED REASONING

KMS PADA PERPUSTAKAAN UGM




Metode case based reasoning adalah salah satu metode untuk pengambilan keputusan dari kasus yang baru dengan berdasarkan solusi dari kasus – kasus sebelumnya. Konsep dari metode case based reasoning ditemukan dari ide untuk menggunakan pengalaman – pengalaman yang terdokumentasi untuk menyelesaikan masalah yang baru. Para decisionmaker kebanyakan menggunakan pengalaman – pengalaman dari problem solving terdahulu untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi sekarang.
CBR menggunakan pendekatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligent) yang menitikberatkan pemecahan masalah dengan didasarkan pada knowledege dari kasus-kasus sebelumnya. Apabila ada kasus baru maka akan disimpan pada basis pengetahuan sehingga sistem akan melakukan learning dan knowledge yang dimiliki oleh sistem akan bertambah. Secara umum, metode ini terdiri dari 4 langkah, yaitu:

1. Retrieve (memperoleh kembali) kasus atau kasus-kasus yang paling mirip.
Task ini dimulai dengan pendeskripsian satu/sebagian masalah dan berakhir apabila telah ditemukan kasus sebelumnya yang paling cocok. Sub tasknya mengacu pada identifikasi fitur, pencocokan awal, pencarian, dan pemilihan.

2. Reuse (menggunakan) informasi dan pengetahuan dari kasus tersebut untuk memecahkan permasalahan.
Proses reuse dari solusi kasus yang telah diperoleh dalam konteks kasus baru difokuskan pada dua aspek yaitu:
- perbedaan antara kasus yang sebelumnya dan yang sekarang
- bagian apa dari kasus yang telah diperoleh yang dapat ditransfer menjadi kasus baru

3.Revise (meninjau kembali/memperbaiki) usulan solusi.
Fase ini terdiri dari dua tugas, yaitu :

- Mengevaluasi solusi kasus yang dihasilkan oleh proses reuse. Jika berhasil, maka dilanjutkan dengan proses retain,
- Jika tidak maka memperbaiki solusi kasus menggunakan domain spesifik pengetahuan.

4. Retain (menyimpan) bagian-bagian dari pengalaman tersebut yang mungkin berguna untuk memecahkan masalah di masa yang akan datang.

Proses ini terdiri dari memilih informasi apa dari kasus yang akan disimpan, disimpan dalam bentuk apa, cara menyusun kasus untuk agar mudah untuk menemukan masalah yang mirip, dan bagaimana mengintegrasikan kasus baru pada struktur memori
.
Pada saat terjadi permasalahan baru, pertama-tama sistem akan melakukan proses Retrieve. Proses Retrieve akan melakukan dua langkah pemrosesan, yaitu pengenalan masalah dan pencarian persamaan masalah pada database.

Setelah proses Retrieve selesai dilakukan, selanjutnya system akan melakukan proses Reuse. Di dalam proses Reuse, sistem akan menggunakan informasi permasalahan sebelumnya yang memiliki kesamaan untuk menyelesaikan permasalahan yang baru. Pada proses Reuse akan menyalin, menyeleksi, dan melengkapi informasi yang akan digunakan. Selanjutnya pada proses Revise, informasi tersebut akan dikalkulasi, dievaluasi, dan diperbaiki kembali untuk mengatasi kesalahan-kesalahan yang terjadi pada permasalahan baru. Pada proses terakhir, system akan melakukan proses Retain. Proses Retain akan mengindeks, mengintegrasi, dan mengekstrak solusi yang baru. Selanjutnya, solusi baru itu akan disimpan ke dalam knowledge-base untuk menyelesaikan permasalahan yang akan datang. Tentunya, permasalahan yang akan diselesaikan adalah permasalahan yang memiliki kesamaan dengannya.

http://blog.unsri.ac.id/dindajulita/tugas-kuliah-jurusan-sistem-informasi/case-based-reasoning-adalah-.-.-/mrdetail/11015/

KMS Life Cycle

Knowledge Management System
Lecture : Leon Abdillah





 
Lecture : Leon Abdillah

Knowledge Management System Life Cycle(KMSLC) atau Siklus Hidup Sistem Manajemen Pengetahuan
 
Di dalam suatu organisasi PERPUSTAKAAN, terutama di dalam dunia kerja, seringkali terjadi regenerasi. Dari tiap-tiap generasi akan mengalami kejadian-kejadian dan akan memiliki pengalaman yang berbeda-beda. Regenerasi dari tiap anggota perpustakaan selalu terjadi. Oleh karena itu generasi yangbaru perlu mengetahui apa-apa saja yang telah dilakukan, dialami, dan pernah terjadi di anggota yang lain , agar, perkembangan organisasi  perpistakaan dapat lebih baik dan kesalahan yang terjadi dapat lebih kecil, dengan berbekalkan pengalaman, pengetahuan, data, dan dokumentasi-dokumentasi lainnya mengenai organisasi  pepustakaan tersebut pada generasi-generasi sebelumnya. Bila tidak ada knowledge management, maka pengalaman-pengalaman, dan ilmu-ilmu yang telah di dapat oleh orang-orang sebelumnya, maka akan terbawa dan hilang begitu saja,seiring menghilangnya orang yang tergantikan tersebut.mungkin adnda masih bingung dengan apa yang saya ungkapkan barusan.

Contoh
 
  perpustakkan UGM mempunyai seorang pegawai perpustakaan yang sudah lama bekerja bertahun-tahun, mulai ketika ia menjadi pegawai junior, hingga menjadi kepala perpustakaan (pegawai senior). Jenjang waktu yang ditempuh pastinya tidak sebentar, oleh karena itu pengalaman yang didapat dan kemampuan yang dimiliki dibidangnyapun tidak sedikit, katakanlah telah mengalami berbagai proses pembelajaran(seminar, training, sertifikasi, dll) kemudian apabila pengetahuan yang dimiliki oleh satu orang pegawai  ini tidak didokumentasikan, maka ketika pegawai tersebut telah habis masa jabatannya, maka penggantinya harus mengalami proses dari 0(nol) lagi, semisal, mengumpulkan pengalaman-pengalaman dari nol, atau harus mengalami training yang sama dengan seniornya terdahulu, yang mana pasti memakan biaya dan dari segi waktu kurang effisien.

Karena Itulan tercipta sebuah sistem yang sering dikenal manajemen pengetahuan, atau nge-trend dengan istilah Knowledge Management System Life Cycle.

Knowledge Management System Life Cycle mempunyai fungsi yang hampir sama dengan SDLC(System Development Life Cycle) yakni sebuah siklus sistem dalam membangun suatu suatu proyek. yang membedakan antara SDLC dan KMSLC adalah pendekatan yang dipakai.

KNOWLEDGE SHARING


Penerapan Sharing Knowledge




Knowledge management adalah media untuk menangkap (capture) knowledge yang ada pada karyawan sehingga tercipta knowledge database yang dapat digunakan untuk meningkatkan daya saing perusahaan.  Dengan adanya sistem ini diharapkan semua karyawan dapat dengan mudah mengakses, menambahkan, dan menggunakan sumber pengetahuan yang ada dalam perusahaan.  Secara umum, penerapan sharing knowledge di Astragraphia dilakukan dengan tiga pendekatan.
Pendekatan pertama yaitu pendekatan teknologi (techology approach), yang meliputi Network PC untuk semua; SAP sebagai core business process; e-Document Initative (Scanner and Printer untuk semua)-Networked Multi Function Device; Knowledge Portal-DocuShare™; E-mail & Messenger; Getafix, SOL, CAR; e-Learning yang sebelumnya menggunakan Computer Based Training (CBT).   Pendekatan kedua yaitu pendekatan orang (people approach) yang meliputi Knowledge Sharing Forum.  Kegiatan ini merupakan forum untuk berbagi knowledge dan pengalaman serta pemaparan resensi suatu buku yang sedang tren di masyarakat.  Selain itu pelatihan formal (in-class) juga tercakup dalam pendekatan people approach.  Pendekatan ketiga yaitu pendekatan media (media approach) yang meliputi perpustakaan, majalah toner, dan majalah dinding.  Majalah dinding ini terdapat di setiap lantai serta menampilkan antara lain kliping koran, berita duka, event khusus atau kegiatan yang diselenggarakan oleh perusahaan, information security, dan lain-lain.
Penerapan knowledge management di Astragraphia sebagian besar memanfaatkan software Xerox DocuShare sebagai software untuk memanajemen dokumen.  Selain itu, sharing knowledge juga dibangun dalam aplikasi Solution Online.  Aplikasi ini menyimpan data tentang masalah dan solusi yang tekait dengan proses bisnis dan pemanfaatan fasilitas IT di dalam perusahaan.  Selain itu, karyawan juga dapat menambahkan permasalahan baru apabila permasalahan yang mereka hadapi belum ada dalam database.  Aplikasi lain yang juga mendukung penerapan sharing knowledge adalah Daily Control System (DCS), Electronic Sales Process Control System (e-SPCS), e-Lerning, getafix, Customer Info Media (CIM), dan sebagainya.  Proses penyimpanan, pencarian dan memperoleh kembali informasi tersebut dengan mudah merupakan kunci sukses berhasilnya implementasi knowledge management di Astragraphia.

Pengaruh Penerapan Knowledge Management
Pertama, penerapan knowledge management berpengaruh terhadap kecepatan dan kemudahan para karyawan dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan, sehingga secara otomatis mempercepat para karyawan dalam menyelesaikan tugas pekerjaannya atau mengambil keputusan dan tindakan yang tepat.  Kedua, berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan karyawan dalam belajar dan peningkatan pengetahuan para karyawan.  Dengan mudahnya informasi diakses dan diperoleh oleh karyawan maka akan terjadi peningkatan kecepatan karyawan dalam melakukan proses belajar dan proses penyerapan pengetahuan tersebut.
Ketiga, berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas setiap karyawan.  Dengan semakin cepatnya para karyawan dalam menyelesaikan tugasnya, maka semakin tinggi pula produktivitas para karyawan tersebut.  Keempat, berpengaruh terhadap kecepatan karyawan dalam merespon kebutuhan dan masalah yang dihadapi pelanggan.  Kelima, berpengaruh terhadap daya inovasi dan kreativitas karyawan yang disebabkan oleh meningkatnya pengetahuan mereka.

\Manfaat dari Penerapan Knowledge Management
Penerapan knowledge management yang aktif dan efektif yang dilakukan oleh seluruh karyawan Astragraphia serta didukung sepenuhnya oleh pihak manajemennya telah membawa pengaruh positif terhadap internal perusahaan.  Pengaruh positif tersebut dapat memberikan manfaat dan sekaligus menciptakan keuntungan yang akan berguna bagi Astragraphia.  Ada lima manfaat utama dari penerapan knowledge management terhadap internal perusahaan.
Pertama, dengan meningkatknya pengetahuan dan wawasan setiap karyawan berdampak terhadap meningkatnya kemampuan perusahaan dalam melakukan pengambilan keputusan.  Keputusan yang diambil tersebut tidak hanya didasari atas kemampuan para karyawan, tetapi juga didukung atas data, informasi, dan knowledge yang relevan yang tersimpan dalam knowledge management perusahaan, sehingga keputusan yang diambil atau dihasilkan merupakan keputusan yang terbaik bagi perusahaan.  Manfaat utama yang kedua adalah bagaimana Astragraphia merespon kebutuhan pelanggan secara cepat dan tepat.  Dengan penerapan knowledge management, hal tersebut memungkinkan karena dalam knowledge management perusahaan berusaha memasukan semua data dan informasi mengenai pelanggan.  Selain itu, termasuk di dalamnya juga selalu adan informasi yang diperbaharui mengenai hal yang menjadi kebutuhan pelanggan pada khususnya dan kebutuhn pasar pada umumnya.

Ketiga, dari sisi peningkatan efisiensi cara kerja dan proses.  Hal itu terjadi karena dengan penerapan knowledge management semua sumberdaya perusahaan dimanfaatkan semaksimal mungkin, sehingga setiap karyawan dapat bekerja lebih cepat dan tepat, dan pada akhirnya secara keseluruhan cara kerja dan proses kerja perusahaan mengalami peningkatan efisiensi.  Keempat, Astragraphia selalu menciptakan produk dan jasa yang memiliki suatu solusi yang nilainya dapat melebihi harapan pelanggan atau customer expectation dan dari sinilah inovasi dapat terus dilakukan.  Dengan adanya knowledge management ini, inovasi tidak lagi hanya tanggung jawab bagian penelitian dan pengembangan saja, melainkan seluruh karyawan Astragraphia. Kelima, peningkatan kemampuan dalam berinovasi berdampak pula pada peningkatan jumlah produk atau solusi dan jasa yang dihasilkan perusahaan.